Ekha Kurnia

Foto saya
Nama ku Ekha Kurnia, aku lahir di Jawa Tengan tanggal 4 Oktober 1998. Keseharian ku adalah Mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri di jawa Tengan. IG ekha.kurnia
Diberdayakan oleh Blogger.

Untuk Sahabat Sejatiku, Kuharap Kau Mau Membaca Seuntai Ucapan Terima Kasihku Ini

Dear Sahabatku Sasa


Selain orang tuaku, dirimulah yang membuat hidupku berwarna. Kamu memberikanku berbagai pengalaman yang menyenangkan,dan kamu selalu ada di saat aku membutuhkanmu. Untuk itu, aku berterima kasih.

Aku juga ingin mengungkapkan,

Terima kasih, Udah mau jadi sahabat terbaikku.
Ya, Terima kasih udah mau jadi sahabatku. Udah mau menerima kekuranganku.

Terima kasih, karena selalu berhasil memperbaiki mood-ku.

Mood

Setiap kali ada kamu, hariku menjadi cerah. Setiap kali ada kamu, aku bisa menjadi diriku sendiri. Terima kasih karena telah membuatku seperti itu.

Terima kasih karena mau sama-sama bertindak aneh bersamaku. Terima kasih karena mau menikmati setiap detik kegilaan kita.


Ku ucapkan terima kasih pada setiap kegilaan yang sudah kita lalui bersama.

Terima kasih karena tak egois. Kamu inspirasiku, karena kamu telah membuat dunia ini lebih indah dari sebelumnya.


Kamu dan aku, bersama kita bisa saling menempatkan kepentingan satu sama lain. Kita tidak saling mementingkan kebutuhan sendiri-sendiri. Dan untuk itu, aku mengucapkan terima kasih serta maaf karena banyak waktu yang terbuang karena ini

Terima kasih karena telah memikirkanku.


Setiap pesan darimu, meski hanya pesan sederhana seperti "hi" telah membuat diriku bersemangat. Rasanya menyenangkan ada kamu yang selalu memperhatikan diriku selain orang tuaku.

Terima kasih karena telah mengingatkan setiap kesalahanku dan mengajariku untuk jadi lebih baik.




Meski aku berbuat salah, kamu tidak pernah mengungkapkan kata "sudah kubilang". Sebaliknya, kamu merangkul diriku, menuntunku dan mengajariku untuk menjadi lebih baik. Aku bersyukur memiliki orang seperti dirimu.

Terima kasih karena tidak menghakimi diriku.

Hakim

Aku tahu, aku tidak bisa 100 persen membuat keputusan yang bagus. Jika keputusanku salah, kamu juga tidak pernah menghakimi diriku. Terima kasih untuk itu, karena telah mengasihi dan tidak menghakimi diriku.

Terima kasih karena ada saat senang dan susah.



Terima kasih untuk setiap pesta dan acara pergi, serta terima kasih kamu selalu ada meski aku sedang sedih. Kita berjanji, susah senang, kita selalu bersama. Aku percaya, segala rahasiaku selalu aman bersamamu.

Terima kasih untuk semua memori bahagia yang bersama kita ciptakan.


Ada setiap momen di antara kita, entah momen itu bahagia atau tidak, dan kita tidak pernah peduli akan hal itu. Terima kasih karena sudah bersedia sharing cerita-cerita bahagiamu padaku. Tak bisa kubayangka, hidupku tanpamu pasti tidak akan bahagia dengan berbagai pengalaman yang seru.

Terima kasih karena selalu menemaniku, meski terkadang hal itu membuatmu tak nyaman.



Aku tahu, ada beberapa permintaanku tidak membuatmu nyaman. Tapi, kamu tidak peduli akan hal itu. Meski jam sibuk dan kamu sudah memiliki janji lain, kamu mau membatalkannya untukku yang sedang bermasalah. Terima kasih untuk segala pengorbananmu ini.

Terima kasih karena selalu percaya padaku dan selalu menyemangati aku dikala aku putus harapan.


erkadang kamu juga mendengarkan cerita-cerita yang buruk tentangku. Namun aku tahu, kamu percaya padaku dibandingkan dengan gosip-gosip buruk di luar sana. Terima kasih, kamu tetap menyemangatiku di kala masa ini.

Terakhir, terima kasih karena TELAH MENJADI DIRIMU!

Ya, dirimu! Terima kasih telah menjadi dirimu apa adanya. Terima kasih karena tidak berpura-pura menjadi baik. Dan terima kasih karena telah lahir di dunia ini sebagai sahabatku.



Read  Comments


UPRAK SENI


Terima kasih sahabat ku SMP Putri dan Rinka. Terima kasih masih selalu ada buat aku. Love you :*

Read  Comments


Karena Hasil Takkan Pernah Mengkhianati

Karena Hasil Takkan Pernah Mengkhianati
Iya, hasil tak akan pernah mengkhianati usaha. Siapapun kalian kalau kalian ingin mendapatkan apa yang kalian inginkan pasti kalian harus melakukan usaha yang lebih banyak lagi dibanding usaha yang lain dan usaha sebelum-belumnya? Dan aku pernah mengalami kejadian ini sebelumnya, aku sangat percaya dengan teori ini. Gagal itu wajar, karena nyoba itu tidak harus berhasil, yang namanya gagal tidak lolos ini itu pasti rasanya sedih, tapi apakah kita mau berlarut-larut dalam kesedihan? Kalau sedih, lalu sedinya mau sampai kapan? Apakah dengan nangis 3 hari 3 malam itu akan merubah keadaan kita yang awalnya gagal terus tiba-tiba berhasil? Itu rasanya sangat tidak mungkin. Sedih boleh, tapi hidup harus tetap berjalan, Allah sangat tidak suka dengan orang-orang yang mudah menyerah. Allah berjanji, barang siapa yang bersungguh-sungguh ia akan mendapatkan apa yang dia inginkan, dan Allah tak akan pernah mengubah nasib seorang kaum kalau bukan kaum itu sendiri yang merubahnya. 

Justru dengan gagal, kita bisa mengambil banyak pelajaran dari kegagalan tersebut. Mungkin karena Allah ingin melihat usaha kita yang lebih lagi atau mungkin Allah hanya menguji kita agar kita menjadi manusia yang lebih bersabar lagi. Kita sebagai manusia hanya bisa berencana dan semuanya kembali ke Allah yang menentukan. Dengan kegagalan yang kita dapatkan dan kita bisa melewatinya, maka kita bisa menjadi manusia yang lebih hebat lagi lebih dewasa lagi dan lebih mampu dalam menyikapi berbagai masalah dengan hati yang tenang karena kita percaya bahwa kita punya Allah yang lebih besar dibandingkan masalah kita. Allah itu punya 3 cara dalam mengabulkan doa hambaNya, yang pertama langsung dikabulkan, kedua ditunda dan ketiga diganti dengan yang lebih baik.

Sebagai manusia kita hanya bisa berusaha dan berusaha yang terbaik agar bisa mendapatkan hasil yang terbaik pula, tapi percayalah bahwa Allah tak akan pernah ingkar dengan janjiNya. Kalaupun apa yang kita inginkan belum terkabul, Allah pasti punya rencana yang jauh lebih indah dari apa yang kita inginkan. Alngkah baiknya kita sama-sama belajar untuk menjadi manusia yang lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki, karena masih banyak orang diluar sana yang keadaannya mungkin tidak seberuntung kita. Dengan bersyukur, kita akan mendapatkan hati yang lebih tenang dan bahagia, Allah berjanjibahwa Allah akan menambah nikmat kepada mereka yang mau bersyukur. Maka, teteplah berkhusnudzon kepada Allah karena Allah tidak akan memberikan cobaan kepada umaNya diluar batas kemampuan umatNya 🙂

Read  Comments


CHELSEA

Read  Comments